Monday, January 19, 2015

Alasan Resign Dari T**** TV



Woo!
Blog ini sudah banyak sarang laba-labanya. Huhuuu, maafkan!
Btw, so many things has change since the last post i've made.

Anyway, saya sudah resign dari ttv. Trigger pertama, adalah karena salary yang saya terima tidak sesuai dengan perjanjian kontrak. selisih yang kurang lumayan besar (bagi saya) sekitar 1,5jt di bulan pertama, dan 1jt di bulan berikutnya. Yang membuat saya marah, ketika saya konfirmasi ke HRD-nya, dengan entengnya dia bilang "Duh, maaf saya salah tulis..."

HOOOOOOW COOOOOMEEEEEE??

Jawaban yang aneh. -..-

Masa iya masalah krusial seperti gaji karyawan salah tulis. Dan saya sendiri yang disuruh mengurus ke bagian keuangan. Setelah bolak-balik saya urus, bahkan salary tersebut tidak pernah sesuai dengan nilai kontrak awal. Menurut saya, hal itu tidak memperlihatkan sisi profesionalisme manajemen terhadap karyawannya. Bukan masalah jumlah uangnya sih yang jadi masalah, tapi bentuk penghargaan pada kerja keras kitanya ga ada.

Akhirnya, saya memutuskan untuk resign karena ditambah lagi trigger kedua adalah kurangnya jam istirahat saya sehari-hari. Kesehatan saya terus menurun karena setiap hari harus bergadang mengingat program yang saya pegang adalah program game show stripping. Belum lagi quality time saya untuk keluarga dan teman-teman berkurang.

Alasan saya selanjutnya adalah, karena di divisi yang saya tempati saat itu tidak membuat skill saya berkembang sama sekali. Karena atasan yang berasal dari korea kurang mempercayakan program yang dibuat oleh kita. Alhasil, semua ide muncul dari mereka. Idenya pun ga fresh-fresh banget, mereka cuman me-remake program mereka yang pernah hits dikorea 10 tahun yang lalu.

10 tahun yang lalu sodara-sodara!!! (you know what i mean)

Setelah saya berfikir panjang tentang plus minus pekerjaan ini, saya menyerahkan surat pengunduran diri pada Mr. Han dan Kawan-kawannya

Pasti banyak yang nanya, kenapa dari awal saya menerima tawaran bekerja disini, karena awalnya saya di hubungi via Linkedin oleh salah satu HRD untuk bekerja di CNN Indonesia. Tapi setelah melalui berbagai tes (termasuk psikotes), katanya saya lebih cocok menjadi bekerja kreatif daripada bekerja menganalisa (news). Yah, terdamparlah saya disana. Hehehe...

Tapi, hal ini jadi pelajaran buat saya. Bahwa dalam pekerjaan, rejeki itu ga dinilai dari uang semata, tapi dari lingkungan kerja yang enak, teman-teman kerja yang asik, waktu istirahat yang cukup, dan value diri kita berkembang menjadi lebih baik. Itulah menurut saya sebaik-baiknya pekerjaan.

And now, i start doing the job that i love! :)


Melzop,
The one who enjoying her job

Thursday, June 5, 2014

Jump!

Setelah satu tahun menjadi freelancer yang sangat bahagia, akhirnya pada tanggal 2 Juni 2014 tepat pukul 10.00 WIB saya memutuskan untuk mengakhirinya.
Berawal dari sebuah message di Linkedin dari HR Transmedia yang menawari saya untuk bergabung bersama mereka.

So, here i am.... enjoying life, full of surprise! :)




@melzop
The one who jump higher! 

Tuesday, May 6, 2014

Silly Little Thing


Love is a partnership of two unique people who bring out the very best in each other and who know that even though they are wonderful as individuals, they are even better together.





Bersama Alvie

Bermodalkan dinding kosan berwarna kuning, pencahayaan alami dari matahari, dan make up seadanya. 

Hal sederhana yang bisa membuat saya bahagia. :) 




Foto by Atek Martin

My Inner Circle


Semua orang butuh teman. Karena dalam hidup, hal yg paling menyeramkan adalah kesepian....



PS : Terimakasih telah berkunjung ke kosan dan membuat saya senang! :)


@melzop
The one who always need friends

Sunday, March 16, 2014

Lelah

Saya mulai lelah...

Tidak seperti lelah yang biasanya, bukan lelah fisik, bukan.
Saya lelah karena kebodohan yang saya lakukan sendiri.
Saya lelah karena saya belum berani berlari, selama ini hanya jalan kaki. Itupun berjalan pada lahan yang orang lain miliki.

Saya ingin segera melangkah pada lahan sendiri, kemudian mulai memasuki pekarangan mimpi, memagarinya dengan tenaga sendiri, membangunnya dengan tenaga dan keringat sendiri.

Sekarang, tanggal 17 maret 2014 pukul 01.00 pagi.

Tahun depan, semoga terealisasi.


Amin....


@melzop,
The one who tired.



Thursday, March 13, 2014

Tulus



Saya mencintainya sebelum bertemu.
Entahlah, mungkin karena bagaimana cara dia mencntai ibunya, memperlakukan temannya, kesederhanaan penampilannya, kesahajaan ucapannya, dan cara dia menyampaikan keburukannya.

Saya mencintainya diam-diam.
Di barisan penonton paling belakang, yang selalu terhalang oleh barisan punggung penonton lainnya.

Saya merindukannya sebelum berpisah.
Saat dia bilang "ini lagu terakhir, ya"


@melzop
Penonton paling belakang

Friday, January 17, 2014

Berdamai dengan diri sendiri

Dulu saya selalu bertanya, apa yang dimaksud dengan berdamai dengan diri sendiri. Perasaan saya tidak punya masalah apa2 dengan diri saya? Apanya yang harus didamaikan?
Perlahan saya tahu. Apa yang harus didamaikan? Banyak. Pertanyaan saya terjawab satu persatu. Yang harus didamaikan adalah antara keinginan dan apa yang harus kita lakukan.

Mendamaikan sebuah konflik dalam diri, keegoisan yang banyak macamnya. Egois ingin meriah mimpi, tapi mengorbankan banyak hal. Tidak jarang bahkan mengorbankan orang tersayang. Hhhmm, saya jadi mikir, selama ini saya berusaha membahagiakan ibu. Yang saya lihat, ibu akan sangat bahagia bila bisa pergi naik haji, hidup dengan tenang tanpa harus bekerja lagi. Menikmtai masa tua dengan mengurus cucu, bercocok tanam, mengikuti pengajian, berkunjung ke rumah sodara, melihat semuanya baik-baik saja.

Saya tau setiap hari ibu berdoa. Agar anaknya selalu bahagia. Tapi, apakah ibu tahu bahwa apa yang membuat saya bahagia adalah bisa memenuhi semua keinginannya itu. Tempo hari, saya membaca artikel tulisan pak Anies Baswedan tentang kekuatan sebuah doa. Lalu ada kalimat yang benar-benar membuat saya berpikir sampai sekarang. Kalimatnya berbunyi “Apakah aku sudah menjawab doa ibuku?” Kalimat sederhana dengan makna yang sangat dalam.

Terngiang-ngiang terus di kepala. Apakah aku sudah menjawad doa ibuku? Apakah aku mampu memenuhi semua yang dia ucapkan dalam doanya setiap hari siang dan malam?

Semoga... 


@melzop
The one who missing her mom 

Monday, December 23, 2013

Menuju Sarjana


Satu langkah lagi menuju sarjana. Hey ibu, sebentar lagi aku akan menjawab do'amu. :)


@melzop
The one with the toga dream


Wednesday, December 18, 2013

Kisah Kamisah

Pagi ini terbangun oleh telpon dari kakakku yang bercerita tentang muridnya yang bernama Kamisah :

Kamisah (muridku yg kurang mampu) akhirnya bisa ikut study tour ke Yogyakarta. Ternyata, temen-temen sekelasnya ngumpulin uang 20rb/orang buat Kamisah. Sampai terkumpul 300rb. Melunasi bayarannya yg kurang 150rb, ada sisanya 150rb lagi buat uang jajan dia. 


Aku yang ngasihin uangnya ke anak itu. Pas aku kasih tau dia bisa ikut study tour, bahkan ada uang lebih untuk jajannya, aku ga kuat menahan air mata. Seneng dia, seneeng banget keliatannya, kayak anak kecil yan dikasih permen.Matanya berkaca-kaca. Berkali-kali bilang makasih. Aku bilang uang itu hasil patungan dari teman-temannnya, trus dia nengok ke teman sekelasnya, tangisannyanya langsung pecah sambil ga berhenti bilang makasih. Disela-sela tangisnya, Kamisah bercerita bahwa dua minggu belakangan ini nangis terus di kamarnya saking pengen ikut ke Yogyakarta.

Tapi apadaya, keluarganya memang orang tak punya. "Bapak sama ibu tiap malam denger saya nangis, cuma bisa diem-dieman, bu" kata Kamisah lalu bercerita.
Tadi malam, bapak saya bilang gini : "Kamisah, kalaupun badan bapak ini diperas tetep ga akan keluar duit, nak. Udeh, jangan nangis..." jawab ayahnya dengan logat betawi yang kental.

Lalu, kakakku mengakhiri telponnya dengan kalimat "apapun yang pernah terjadi dalam hidup kita, jangan pernah sekalipun tidak mensyukurinya. Fabiayyi alaa irobbikuma tukadziban?" 
Nikmat-Nya yang manakah yang akan kamu dustakan? 


@melzop
The One That Could Have Been

Ketika Bulan Pergi....

And so we talked all night about the rest of our lives,
Where we're gonna be when we turn 25. I keep thinking times will never change.

Keep on thinking things will always be the same.
But when we leave this year we won't be coming back
No more hanging out because were on a different track....

And if you got something that you need to say
You better say it right now because you don't have another day

Because we're moving on and we can't slow down
These memories are playing like a film without sound
And I keep thinking of that night in June...

I didn't know much of love but it came too soon
And there was me and you and well we got real blue
Stay at home talking on the telephone, with me
We'd get so excited and we'd get so scared
Laughing at ourselves thinking life's not fair

And this is how it feels.

As we go on,
We remember,
All the times we,
Had together,
And as our lives change,
Come whatever,

We will still be,

Friends forever.... 



Hey Bulan, i miss you...

@melzop
The one with the tears.

Ayah

Panggilan 'ayah' dari anak-anak, ketika si buruh pulang dari pekerjaannya, adalah obat duka dari
dampratan majikan di kantor.
Suara 'ayah' dari anak-anak yang berdiri di pintu, itulah yang menyebabkan telinga menjadi tebal, walaupun
gaji kecil.
Suara 'ayah' dari anak-anak, itulah urat tunggang dan pucuk bulat bagi peripenghidupan manusia.




Buya Hamka, Cermin Penghidupan


@melzop
The one who missing her dad..

Saturday, November 30, 2013

When Journey Meet Melody

Hal yang paling gue suka dalam hidup :
NYANYI!!

Hal yang paling temen gue benci dalam hidup :

DENGER GUE NYANYI

 -..-

Apa yang akan kalian lakukan dalam situasi kayak gitu? apa coba? ayo jawab! JAWAB MAS, JAWABB!!! *laah -..-

Kadang, hobby kita memang selalu bertentangan sama kepentingan orang lain. Selalu aja ada orang yang sirik dengan skill yang kita punya. (padahal gue aja ga sadar diri punya suara rombeng kayak ibu kost pas lagi nangih uang kostan akhir bulan) #dududu

Ngomongin soal musik, gue adalah penikmat musik banget anaknya. Sedari kecil udah dicekoki berbagai macam lagu. Dari lagunya Rhoma Irama, sampai dengan Maisy Ci Luk Ba.
Orangtua gue, walaupun bukan musisi tapi mereka adalah penikmat seni. Makannya gue dinamain Meliza, yang setelah gue cari tau ternyata  artinya adalah Melody. Kecintaan gue pada hal-hal berbau seni, melekat sampai gue udah segede gini :

"Tatap mataku, mas..."

Tapi, sudahlah lupakan hobby nyanyi gue itu. Daripada jadi dosa kan ya...Lebih baik diakhiri saja. (lalu samar-samar terdengar  suara orang mengucapkan "Alhamdulillah" diujung sana). Sial.
Sekarang gue mau cerita tentang hobby gue yang lain yaitu jalan-jalan alias travelling. Menjelang akhir tahun ini, gue mau flashback tentang pengalaman seru gue mengunjungi beberapa tempat di Indonesia dan berinteraksi dengan orang-orangnya. Dan setelah gue inget-inget dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, gue baru nyadar kalo ternyata setiap tempat-tempat yang gue kunjungi itu memiliki beragam kebudayaan dan musik yang kereeennn banget! 

Ternyata bener kata orang :

Mas, posenya ga enak banget deh... -..-

Dan gue udah membuktikannya sendiri, gue "melihat" lebih banyaj sesuatu yang selama ini ga pernah gue lihat, ga pernah gue alami, dan ga pernah kebayang sama sekali kalo  Indonesia ini kaya sebelum kita membuktikannya.

Nah, ini ada 4 lokasi yang gue kunjungi, dan beberapa cerita/kutipan yang gue inget banget pas mengunjungi tempat-tempat itu :





 

Masih banyak sih sebenernya cerita yang pengen gue bagi, tapi gue tuh anaknya lebih suka ngobrol daripada nulis. Jadi kalo mau tau lebih banyak mending segera tentukan aja waktunya. #modusdetected :D

PS :
Alam semesta adalah buku, adalah karya ciptanya bukan dirinya, kau hanya harus membacanya untuk mengetahui jati diri penulisnya - Pidi Baiq



Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Blog Competition #PulangNegri Valadoo.




Bimbingan Skripsip Part 1

Hari ini, 20 November 2013 merupakan hari yang bersejarah dalam hidup gue.
Kenapa? karena hari ini adalah hari pertama bimbingan skripsip. Sengaja gue tulis skripsip. Karena kata itu merupakan akronim dari kata SKRIPSI dan SIP. ngerti kan maksudnya? Ya biar ngerjain skripsinya jadi lebih sip gitu. Hehehe #krik

Dosen pembimbing gue bernama Pak Dadan Iskandar M.Si. Bukan Jonny, tapi kesamaannya dia juga suka bernyanyi. Kenapa gue tahu karena saat ringtone hpnya ada yang nelpon, melantunlah lagu "Especially for you...." lalu dia ikutan bernyanyi sepanjang hapenya bunyi -..-
Balik lagi ke skripsip gue, yang berjudul "Semiotika Komunikasi Non Verbal dalam Film Non Naratif Epic Java"
Minjem buku ke Sinematek 


Hari ini kami memang sudah janjian untuk bertemu. Minggu lalu, Pak Dadan bilang ada waktu bimbingan hari Rabu pukul 2. setelah gue sms rupanya dia ada rapat dengan jurusan. Terpaksa waktunya diundur, dan gue harus menunggu sampai pak dadan selesai rapat.
Itu sebenernya bagus buat gue karena gue belum ngeprint bab 1-3 dsb. Belum lagi kerjaan yang masih saja ada revisian. Sampai 3x ganti gambar.
Jadi ketika sedang fokus pada skripsip, pikiran gue jadi terbagi pada kerjaan. Tapi, bukan melzop kalo ga bisa multitasking. (sok)

Taken by hp samsung galaxy yag kameranya lagi rusak kena cacar air -..-


Inilah dialog yang terjadi antara gue dan pak dadan sore tadi. Sengaja gue tulis biar nggak lupa dan buat bukti.

Gue masuk ruangan dosen fikom, pak dadan ternyata masih sholat. Sya tunggu sebentar, tak lama kemudian dia menghampiri gue

"Silahkan duduk" ujar pak dadan mempersilahkan gue
"duduk dimana pak?" soalnya ga ada kursi lagi
"udah disitu aja" sambil nunjuk cubicle bu Fini Basarah yanng memang sedang tidak ada di tempat.
"mana skripsinya?" langsung gue serahkan skripsi itu. ia mulai membuka lembar demi lembar. Gue degdegan, takut dinya yang aneh-aneh.

"hhmmmm" si bapa berdehem. tanpa komentar.

"jadi gue ingin ngangkat tentang film epic java pak, film ini tidak ada dialognya pak, jadi hanya gambar dan musik saja" gue sok membuka pembicaraan

tanpa diduga si bapa air mukanya berubah. Jadi lebih excited, dan bilang "wah, menarik itu!, kamu ada videonya?"

"Ada pak, sebentar gue harus online dulu" gue mulai ngubek-bngubek tas, ambil laptop lalu mulai setting modem sampai bisa online.

Setelah berhasil membuka youtube, gue perlihatkan tentang film Epic Java yang ingin gue angkat sebagai kajian penelitian skripsip gue. 



Si bapak mulai memperhatikan dengan serius, gue pindahin laptop ke depan meja Pak Dadan. Lalu gue sodorkan tepat di depan bola matanya. (Oke, ini agak berlebihan)

"Bagus juga" komentar dia. "Ini masih ada di bioskop?" lanjutnya bertanya.
"Masih pak, tapi diputar di Jiffest dan terbatas. Peminatnya banyak, jawab gue semangat menjelaskan.

"Jadi, film ini dibagi menjadi 3 bagian pak. Jawa Barat diwakili oleh tema parahyangan, Jawa Tengah mewakili Sakral, Jawa Timur mewakili tema Surya.

"Tapi kamu tahu tidak kalau film itu ada berapa dimensi?" si bapak mulai menguji kemampuan nih kayaknya.

"Mmmhh, itu tergantung pak mau nonton 2D, 3D, 34B  eh 4DX juga ada" jawaban gue agak sotoy.

Dia mulai mengambil kertas dan pulpen, lalu menggambar sesuatu. Setelah ditunjukkin ke gue, dia menggambar sebuah persegi empat. "Film itu dasarnya terdiri dari 4 dimensi. Dimensi pertama adalah gambar, kedua....(aduh gue lupa! apa ya? -..- ) ketiga dialog, dan ke empat suara.

Begitulah pokoknya panjang lebar si bapak menjelaskan tentang materi yang berkaitan dengan skripsi gue. Dan gue sangat bersyukur mendapatkan dosen pembimbing yang baik, cara menjelaskannya asik, trus orangnya menarik! Mudah-mudahan ini menjadi pertanda yang baik untuk kelancaran skripsi gue ke depannya. Amiinnnn

doc http://stylegerms.com

Pengen cepet kawin lulus, pengen jadi sarjana, dan segera menjawab doa orangtua... 


@melzop
The one who chasing toga 



Dora dan Pacarnya Boboho

Kali ini gue akan bercerita mengenai rambut.

Ceritanya berawal saat gue mengikuti acara Shave For Hope bulan September lalu. Acara ini adalah acara charity yang diadakan oleh YPKAI untuk donasi anak-anak penderita kanker. 

doc evio production

Diacara ini, rambut kita dipotong minimal 5 cm (untuk wanita), kalau pria dipotongnya sampe botak. Tujuannya adalah sebagai bentuk solidaritas pada adik-adik kita yang menderita kanker dan kebayanyakan menjalani pengobatan dengan cara chemotherapy. Nah, udah pada tau kan kalau efek sampingnya adalah rambut menjadi rontok bahkan botak :( 
Karena alasan itulah gue tergerak untuk ikut berpartisipasi. Gue ngebayangin ada di posisi anak-anak kanker itu. Kalau gue jadi mereka, mungkin gue akan bahagia karena ada orang yang memperhatikan gue walaupun nggak kenal. 
Gambarnya hacep -..-


Dua bulan setelah acara itu, rambut gue jadi tumbuh berantakan, maklum waktu itu kan dipotongnya hanya satu kali gunting, jadi ga sempet dirapihin. AKhirnya, gue pergi ke salon dengan niat untuk ngerapihin doang, karena kalo masalah model sebenernya gue kurang terlalu peduli sih. 
Inilah percakapan sebelum potong rambut..
Lokasi : Sebuah salon di daerah Jakarta Barat.

"Mbak, rambutnya dirapihin aja. Potong sekitar 1 cm, jangan terlalu pendek! Takut kayak dora atau pacarnya boboho". Kataku dengan wajah serius. 

"Oh, siap, mbak!" Ujar si mbak salon sambil mulai megang-megang rambut.


30 menit kemudian...

JENG JREEEENGGG!!!!!

*drum roll*
*efek petir dan angin topan*

Dan gue mirip dua-duanya -..-


Kayaknya ada yg salah deh dengan pendengaran si mbak2 di salon itu...T_T

@melzop
the one who called dora. damn!

Wednesday, November 27, 2013

Tragedi Abang Cilok

Belakangan ini selalu kepikiran... pengen benerin layout blog belom sempet-sempet.
Gara-gara sekarang megang 2 brand. Ngurus socmed, promo, design, scheduling, nulis, dll.

Semuanya aja diurusin, tapi punya sendiri ga keurus. Sedih sih, tapi mudah-mudahan semua cepat kelar biar bisa merapihkan semua yang berantakan. Termasuk hati... #tsaaahh #apaansihmel

Hhhhmmm, gue janji pada diri sendiri akan nulis lagi setiap hari. Nulis dalam arti sesungguhnya, kayak nulis diary. Apa aja yang ada di kepala akan gue keluarkan. Dimulai dari hari ini...

Pulang kerja liat abang-abang cilok gerobaknya jatoh. Tanpa pikir panjang, refleks banget ngeluarin uang 50rban trus diselipin ke tangan si abang.

"Bang, ini bang simpen" kata gue buru-buru sambil mau nyebrang/
"lhoo, apaan ini, mbak?" kata si abangnya kaget.
"Ga apa-apa simpen aja bang" sambil berlalu

Si abangpun bilang makasih, dan gue intip dia lagi senyum.

Gua ga ada maksud sediktpun buat mengumbar kebaikan, gue cuma pengen berbagi cerita apa yang gue alami hari ini. Yaitu, membuat orang lain merasa "terkejut" karena masih banyak orang yang punya hati dan peduli di Jakarta ini. Di pikiran gue saat itu, mungkin dia sedang sedih, karena hari itu dagangannya akan rugi, dan pulang dengan tangan kosong ketika anaknya menyambutnya pulang...Mungkin gue terlalu jauh berpikir kesitu. Tapi, kemungkinan pasti selalu ada... baik itu kemungkinan baik atau buruk

Yang gue lakukan ke si abang cilok tadi, semoga bisa memberikan kemungkinan-kemungkinan baik terjadi dalam hidup gue, bukan pamrih. Hanya berdoa buat semuanya..

:)

@melzop
the one who loves cilok

Sunday, November 3, 2013

Bergerak!


Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan bosan mengejarmu,
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu,
Teruslah bertahan hingga menyerah itu menyerah menyertaimu.
Tetaplah terjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.


@melzop
the one who feel tired. 

Sunday, August 18, 2013

Semarak di Pulau Perak

Buat kamu yang suka mengeluh karena liburan itu mahal, coba sekarang baca baik-baik postingan ini.
Tanggal 17-18 Agustus 2013 gue dan temen-temen melarikan diri sejenak dari Jakarta ke Pulau Perak. Pulau Perak adalah bagian gugusan dari Pulau Harapan. Buat yang nanya Pulau Harapan itu dimana, mungkin lo bisa cari tau disini 
Perjalanan dimulai dengan meeting point Dermaga Muara Angke pada pukul 07.00 WIB. Dengan menaiki kapal motor yang entah lupa namanya, kami tiba di ulau harapan setelah 3 jam perjalanan. Untung ga mabok, soalnya sebelumnya gue udah minum antimo #iklan :D
Selamat datang di pulau perak. doc yanuar suryakara



Kapal motor dari pulau harapan menuju pulau perak



Snorkeling di perjalanan menuju pulau perak

crystal clear water



tak ada pacar, pasirpun jadi
sunsrise atau sunset? ayo tebak!

Camping ground di pinggir pantai :)

"Neng, ikut abang ke langit yuk?"
Dan ini semua bisa lo dapetin dengan harga tak kurang dari 200rb. Caranya? sharing cost lah sama temen2. 
Ini estimasi biaya untuk camping di pulau perak :

Kapal Angke-pramuka= 70.000 PP. ... Pramuka - Pulau Perak (+keliling spot snorkling dan ke pulau2 sekitar) 700rb/15 orang = 47.000 . Total pengeluaran Rp117.000. Optional sewa life jacket+ alat snorkling 30rb


Ayo, kira-kira kapan mau di praktekan? :)